Yusuf Mansur Berduka

Yusuf Mansur Berduka

duniaentertainment.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Yusuf Mansur Berduka. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Yusuf Mansur Berduka

Ustaz Yusuf Mansur angkat bicara soal diulasnya sumbangan masjid dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Majalah Tempo dalam berita investigasi swasembada gula edisi September 2019, sebagai sesuatu yang kurang etis.”Saya kira tidak pas sumbangan pribadi untuk mesjid, dikaitkan dengan berita seperti itu. Saya kenal Pak Amran memang ringan tangan, apalagi untuk ummat,” kata Yusuf Mansur di Jakarta.

Ustaz kondang ini mengatakan Mentan Amran memang sejak lama sudah dikenal sebagai sosok sederhana yang memiliki kepedulian besar pada perkembangan umat Islam.Andi Amran dinilai panutan dalam konsep memajukan ummat, khususnya petani.”Kan dari dulu pak menteri ini sosok yang loyal sekali pada umat Islam. Sudah biasa dia sebelum jadi menteri bantu mesjid. Jadi menurut saya berlebihan jika masalah ini dipolitisasi untuk sesuatu yang tidak ada manfaatnya,” kata Ustad yang dikenal sebagai pendiri Program Pembibitan Penghafal Al Quran (PPPA).

Beberapa waktu lalu, Ustaz Yusuf juga mengomentari prestasi kerja Menteri Pertanian Amran Sulaiman, bahkan secara terbuka Ustad memberikan apresiasi kinerja 4 tahun dan pengabdian Kementan untuk petani.”Saya kalau ada menteri model Pak Amran gini, gak ragu kalo pertanian punya banyak prestasi,” puji Ustaz Yusuf saat memberikan ceramah saat bulan Ramadan lalu.

Niatkanlah kebaikan untuk orang lain, maka kebaikan akan mendatangimu. Itulah yang dirasakan Jam’an Nurkhatib Mansur. Pria yang dikenal sebagai Ustaz Yusuf Mansur itu mengaku selalu ikhlas menyenangkan hati orang lain.Ketika niat tersebut dijalankan, kebahagiaan datang bukan hanya pada orang lain, melainkan juga diri sendiri.’’Keinginan saya dulu itu bisa ngasih makan ke banyak orang. Sekarang malah saya punya rumah makan dan toko buah. Ingin bisa mengumrahkan orang lain, malah saya sekarang punya travel buat umrah,’’ ucapnya, Selasa (7/5).

Menurut dia, banyak orang yang bekerja dengan niat hanya untuk menyenangkan diri sendiri. Akhirnya, kebaikan memang datang, tetapi hanya dirasakan diri sendiri. Namun, jika seseorang bekerja dengan niat membahagiakan orang lain, akan banyak yang tak pernah diduga.’’Orang pada susah mau bikin rumah, lalu saya berdoa supaya saya bisa memberi rumah buat orang. Nah, punya deh perumahan,” kata pria 42 tahun itu.

Baca Juga : Marshanda Dan Meninggalnya Zefania

Keluarga besar Ustaz Yusuf Mansur tengah berduka. Ayahnya yabg bernama Abdurrahman Mimbar dikabarkan meninggal dunia.Kabar duka tersebut disampaikan Yusuf Mansur lewat akun Instagram miliknya. Dia mengupload foto sang ayah tengah terbaring di kasur rumah sakit.”Innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun. Mohon doa. Ayah saya wafat pagi ini,” ungkap Yusuf Mansur, Kamis (13/2).

Belum diketahui penyebab kematian ayahanda dari Yusuf Mansur. Hingga saat ini Ustaz Yusuf maupun keluarga belum bisa dimintai keterangan.”Mohon doanya. Mohon doanya. Mohon doanya,” sambung Ustaz Yusuf.Jenazah almarhum ayah Yusuf Mansur rencana dimakamkan di Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an, Cipondoh, Kota Tangerang.Ucapan belasungkawa disampaikan netizen kepada keluarga besar Yusuf Mansur.Calon Wakil Presiden (Cawapres) 02 KH Ma’ruf Amin mengajak Barisan Ansor Serbaguna (Banser) terus konsisten menjaga NKRI, Pancasila, para kiai dan ulama. Pendamping Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 itu mengapresiasi kiprah Banser selama ini.

Kiai Ma’ruf menyampaikan hal itu saat menghadiri Apel Akbar Banser se-Lamongan di Lapangan Banyubang, Solokuro, Lamongan, Rabu (10/4/) sore. Ada Ustaz Yusuf Mansur yang ikut menyertai mantan rais am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu dalam apel bersama ribuan anggota Banser.Bersama ribuan Banser, Kiai Ma’ruf dan Yusuf Mansur menyanyikan Ya Lal Wathan. Lagu berlirik tentng kecintaan pada tanah air dan nasionalisme itu merupakan karya tokoh pendiri NU KH Wahab Chasbullah.

Abah -panggilan akrab Kiai Ma’ruf- menggunakan penggalan lirik dalam Ya Lal Wathan untuk menyemangati Banser. “Indonesia negeriku, engkau panji martabatku. Siapa datang mengancammu, kan binasa di bawah durimu. Karena akan berhadapan dengan Banser-Banser Nahdlatul Ulama,” katanya sebagaimana siaran pers Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf.Sebelum mengakhiri kata sambutan, Kiai Ma’ruf menanyakan kesiapan Banser menjaga NKRI, Pancasila, NU dan kiai. “Siap jaga NKRI?” ujar Kiai Ma’ruf yang langsung ditimpali suara kor ribuan anggota Banser.

“Jaga Pancasila siap?” sambung Kiai Ma’ruf. “Jaga NU siap?” ujarnya meneruskan pidatonya.“Jaga ulama siap?” ucap Kiai Ma’ruf yang selalu ditimpali jawaba kompak oleh anggota Banser peserta apel.

Related posts